MOJOKERTO – Puluhan warga Dusun Bangkal, Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, mendatangi kantor desa setempat pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB untuk menyampaikan keberatan atas aktivitas gudang kelapa milik pengusaha berinisial LM.
Warga mengeluhkan bahwa limbah dari proses pengolahan kelapa diduga merembes ke kolam budidaya milik mereka, menyebabkan jutaan ikan lele mati dalam jumlah besar. Selain itu, mereka menilai lokasi gudang yang berada di Dusun Bangkal tidak sesuai, karena masuk zona hijau dan berdekatan dengan situs bersejarah Candi Bangkal. Menurut warga, laporan terkait permasalahan ini sudah dilakukan berkali-kali namun belum mendapatkan tindak lanjut nyata.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Babinkamtibmas, Babinsa Desa Candiharjo, Ketua Karang Taruna Dian Sukoco, perwakilan warga Jarwo, serta Kepala Desa Candiharjo Nuriyanto.
Kepala Desa Nuriyanto menyatakan pihaknya menerima aspirasi masyarakat dengan baik. Ia akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Polres Mojokerto, untuk melakukan penanganan selanjutnya. Audiensi berlangsung kondusif dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk kesepakatan untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut. (Team)
Tidak ada komentar