Wapres Gibran Hadiri Puncak Festival Harmoni Imlek Nusantara Perayaan Pertama Yang di buka untuk Masyarakat Umum

waktu baca 2 menit
Minggu, 1 Mar 2026 09:37 4 Wartawan Makasar

Jakarta,KPK Tipikor id – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak Festival Harmoni Imlek Nusantara yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/2/2026). Perayaan ini menjadi momentum lambang keberagaman budaya di masyarakat dan merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan secara terbuka di ruang publik untuk dinikmati secara gratis oleh masyarakat luas.

Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB mengenakan kemeja batik warna cokelat. Ia disambut oleh sejumlah menteri dan wakil menteri, antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta anak Presiden RI Prabowo Subianto, Didit Prabowo.

Juga hadir Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar Li dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Christie. Saat tiba, Gibran mendapat keterangan singkat terkait acara dari Wamen Stella sebelum masuk ke ruangan VVIP untuk menyaksikan perhelatan. Di sana, ia menyapa tamu undangan seperti Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Menko PMK Pratikno, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, serta sejumlah pengusaha nasional.

Acara malam dimulai dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti penampilan tarian dan atraksi Barongsai. Perpaduan budaya Tionghoa dengan nuansa Nusantara membuat suasana semakin meriah.

Sebelumnya, pada sore hari telah digelar acara pawai yang dibuka oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar sekitar pukul 16.26 WIB bersama sejumlah tokoh dan kepala daerah. Ia didampingi oleh Wamen Irene Umar Li, Wamen Stella Christie, Wamen PPPA, serta beberapa kepala daerah seperti Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

Proses pembukaan pawai diwarnai dengan pemukulan beduk yang dilakukan di atas panggung berlokasi di antara Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal. Parade pawai menampilkan berbagai atraksi seperti barongsai dari berbagai daerah, ondel-ondel, Reog Ponorogo, pencak silat, dan aneka penampilan khas Nusantara.

Perayaan Imlek tahun ini diharapkan menjadi awal yang baik, dengan target penyelenggaraan yang lebih meriah di tahun-tahun mendatang untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia di kancah internasional.

Laporan:Wati

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA