Kpktipikor.id // BEKASI KOTA – Guna memutus aksi kejahatan jalanan (street crime) sekaligus mengimbangi dinamika situasi keamanan di wilayah penyangga ibu kota, Polres Metro Bekasi Kota memperketat pengawasan perimeter secara masif. Pada Senin (25/5/2026) dini hari pukul 00.05 WIB hingga selesai, jajaran Polres Metro Bekasi Kota bersama Kodim 0507/Bekasi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi kembali menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dan Cipta Kondisi (Cipkon) skala besar. Langkah preventif terintegrasi Tiga Pilar ini difokuskan untuk menyisir jalur-jalur rawan guna memastikan masyarakat Kota Patriot tetap mendapatkan jaminan rasa aman yang rill saat beraktivitas malam maupun beristirahat.
Kegiatan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) ini dipimpin langsung oleh Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas) Kompol Arief Rahman, S.H., M.H., dengan didampingi Perwira Pengawas (Pawas) AKP Muhamad Sopyanhadi, S.H., M.M., serta Katim 1 Perintis Presisi Ipda Dwi Susanto. Diperkuat oleh 10 personel tangguh pilihan dan tim gabungan Tiga Pilar, petugas terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan di lapangan Mapolres Metro Bekasi Kota, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria. Usai apel, personel langsung bergerak melakukan mobilisasi mobile dengan rute panjang meliputi koridor Pangeran Jayakarta, Boulevard Summarecon, Teluk Pucung, Terminal Bekasi, Bulak Kapal, hingga kawasan Jalan Ahmad Yani.
Pamenwas Kompol Arief Rahman, S.H., M.H., dalam keterangannya kepada awak media di lapangan menegaskan bahwa pergerakan tim patroli malam ini merupakan bagian dari komitmen “Jaga Jakarta” untuk mengantisipasi potensi begal, aksi tawuran, balap liar, serta tindak pidana konvensional 3C (Curas, Curat, Curanmor). Langkah Cipkon menjelang dini hari ini sengaja digalakkan secara serentak guna memitigasi potensi gangguan keamanan, berkaca dari sejumlah kejadian menonjol di wilayah luar dan lokal seperti insiden di Bekasi Timur beberapa waktu lalu. “Kita mengaktifkan Cipkon ini gunanya untuk mengantisipasi itu. Seluruh jajaran Polsek di Bekasi Kota juga bergerak simultan demi mengimbangi masalah-masalah di jalan raya,” ujar Kompol Arief Rahman.
Lebih lanjut, Kompol Arief memastikan bahwa jika dalam pelaksanaannya ditemukan adanya kelompok pemuda atau oknum masyarakat yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) atau terindikasi kuat memicu timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas), petugas gabungan tidak akan segan mengambil tindakan tegas. “Kami akan melakukan tindakan tegas secara terukur sesuai prosedur dan SOP yang ada demi menjaga masyarakat tetap aman hingga pulang ke rumah masing-masing,” tambahnya. Pengawasan berlapis ini dirancang agar ruang gerak pelaku kejahatan malam dapat dipersempit secara total lewat kehadiran petugas di titik rawan aksi begal, jalur protokol, hingga pemukiman warga.
Sebagai penutup, perwira menengah tersebut mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas melalui pos polisi terdekat di 9 Polsek jajaran, atau memaksimalkan saluran digital Polri. “Masyarakat bisa melapor ke Polsek terdekat, atau lewat Hotline Call Center 110 yang bebas pulsa. Layanan 110 ini lebih cepat merespon karena program Quick Wins ini sedang digalakkan agar aduan masyarakat langsung kami tindak lanjuti secara kilat,” tutupnya. Hingga seluruh armada patroli kembali ke Mako, situasi Kamtibmas di sepanjang rute penyisiran dilaporkan berada dalam keadaan yang sangat aman, tertib, lancar, dan kondusif.
(Gunawan Darmawan/Humas)
Tidak ada komentar