Sejarah Adat Perkawinan Jadi Landasan Generasi, Pesan Bapak Salmon Tabun dari Kuanfatu

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Sep 2025 08:51 574 Admin KPK

Timor Tengah Selatan, NTT – Tradisi dan adat istiadat dalam perkawinan kembali disuarakan oleh salah satu tokoh masyarakat Desa Kuanfatu, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Bapak Salmon Tabun. Ia menegaskan pentingnya menjaga sejarah adat, khususnya dalam hal perkawinan, agar generasi saat ini dan mendatang tidak terputus dari nilai luhur leluhur.

Dalam penuturannya, Bapak Salmon Tabun mengingatkan bahwa pada zaman dahulu para leluhur memegang teguh aturan adat. Namun, jika ada orang tua di masa lampau yang meninggalkan dunia tanpa menjalankan adat secara benar, maka anak-anak mereka kerap menghadapi kendala di kemudian hari.

“Kalau di zaman dahulu ada orang tua kita yang tidak menjalankan sesuai adat, maka anak-anak di zaman sekarang sering menghadapi kesulitan. Itu sebabnya saya ingin mengingatkan saudara-saudara, terutama di tahun 2025 ini, agar mulai memperbaiki dan kembali menghargai adat istiadat,” ungkap Salmon Tabun.

Beliau juga menekankan bahwa menjaga sejarah bukan sekadar kewajiban, melainkan fondasi bagi kehidupan bersama. “Sejarah itu perlu kita junjung tinggi, perlu kita jaga. Karena dari sejarah itulah kita hidup sampai sekarang,” tambahnya.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan akar budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun, sehingga kehidupan perkawinan dan rumah tangga tetap berjalan harmonis sesuai dengan nilai leluhur.

Sumber : Salmun Tabun

Jurnalis:Ferdinandus

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA