Oleh Ketua KPK-RI Muhammad Arif SH : Banyak Perubahan Positif yang Terlihat
MOJOKERTO – Bupati Kabupaten Mojokerto Dr. H. M. Albarra, LC, MHum beserta Wakil Bupati dr. H. Muhammad Rizal Oktavian yang menjabat periode 2025-2030 telah melaksanakan berbagai program pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya, sejak resmi menjabat pada 20 Februari 2025. Beberapa bidang utama menjadi fokus perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Menanggapi capaian tersebut, Ketua Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (KPK-RI) Muhammad Arif, SH menyampaikan apresiasi. “Selama satu tahun kepemimpinan pasangan Albarra-Rizal, kita melihat banyak perubahan positif di Kabupaten Mojokerto. Peningkatan infrastruktur yang berkelanjutan, perhatian terhadap sektor sosial dan pendidikan, serta upaya memperkuat ekonomi lokal menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun daerah yang lebih baik,” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa langkah-langkah dalam tata kelola pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan akses keadilan dan transformasi birokrasi, juga menjadi contoh yang baik bagi daerah lain. “Pembangunan yang baik harus diimbangi dengan tata kelola yang bersih dan efektif. Capaian yang diraih Kabupaten Mojokerto dalam hal ini patut diacungi jempol,” katanya.
Infrastruktur Ditingkatkan, PAD Bertambah
Dalam pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah berhasil membangun jalan sepanjang 34.819 km dengan lebar antara 4,5 hingga 10 meter. Bidang sumber daya air juga mendapatkan perhatian dengan pembangunan drainase saluran sepanjang 9.118 km dan perkantoran di 10 lokasi, serta rehabilitasi 5 bendung dan saluran irigasi sepanjang 968,5 meter. Melalui perizinan PBG SLF, Dinas PUPR berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 8,2 miliar dengan menerbitkan 223 perizinan.
Sosial dan Pendidikan Mendapat Prioritas
Di bidang sosial dan pendidikan, sebanyak 208 siswa berprestasi menerima beasiswa sebesar Rp 417,6 juta, sementara guru favorit tahun 2025 juga mendapatkan penghargaan. Bantuan sosial juga disalurkan, antara lain bantuan langsung tunai bagi hasil cukai tembakau kepada 1.188 warga, bantuan air bersih dan pangan, serta kursi roda untuk anak penyandang disabilitas. Pemerintah daerah juga mendorong pendidikan inklusif dan wajib belajar 13 tahun melalui kegiatan seperti gebyar kreativitas anak dan guru.
Ekonomi Lokal Diperkuat
Untuk mendukung ekonomi masyarakat dan UMKM, pemerintah daerah menggelar pasar murah sebagai upaya kendalikan inflasi. Selain itu, juga ditandatangani MoU pidana kerja sosial untuk sinergi antara pemerintah daerah dan kejaksaan dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Budaya Dilestarikan, Olahraga Berkembang
Pelestarian budaya dilakukan dengan mengajak generasi muda melestarikan budaya melalui olahraga tradisional dan memperingati ulang tahun pasar keramat sebagai warisan budaya. Di bidang olahraga, pembinaan atlet muda menunjukkan hasil positif dengan keberhasilan Foksi Kabupaten Mojokerto meraih juara umum turnamen kabaddi Bupati Cup 2025.
Tata Kelola Pemerintahan Menjadi Lebih Baik
Dalam tata kelola pemerintahan, upaya mendorong lahirnya pemimpin birokrasi transformatif dilakukan melalui program leaders alignment dan sosialisasi arsitektur pemerintahan digital. (RI)
Tidak ada komentar