Perarakan Kristus Raja Atubul Da Semarak

waktu baca 2 menit
Rabu, 5 Nov 2025 18:55 80 Wakaperwil Maluku

Saumlaki, Kpktipikor.id — Umat Katolik Stasi Atubul Da menggelar perarakan Kristus Raja Semesta Alam yang berlangsung meriah dengan partisipasi pelajar SD dan SMP Atubul Da beserta para guru pada Rabu sore. Saumlaki, (5/11/2025).

Umat Stasi Atubul Da mengikutsertakan Dewan Stasi, para ketua rukun, tua-tua adat, Plt Desa Atubul Da Severianus Samponu, Ketua Dewan Stasi Agustinus Batlayery, dan Sekretariat Dewan Stasi Urbanus Batlayery untuk memimpin jalannya perayaan di wilayah tersebut.

Panitia perarakan menetapkan prosesi dimulai pukul 15.00 WIT pada bulan November dengan rangkaian acara penjemputan dan penyambutan yang dipusatkan di Stasi Atubul Da sebagai titik awal kegiatan.

Para peserta perarakan mengawali prosesi dari Stasi Atubul Da dan kemudian bergerak menuju Rukun Istidoris, Stasi Atubul Da, sehingga masyarakat dapat menyaksikan jalannya ibadah di sepanjang rute.

Keterlibatan siswa dan guru dari SD serta SMP Atubul Da menambah semarak perayaan, sementara umat diimbau menjaga ketertiban dan menghindari minuman keras sebelum mengikuti prosesi karena rute perarakan berada tepat di depan jalan umum.

Umat Stasi menjemput rombongan perarakan dan mengantarnya hingga ke Rukun Istidoris, di mana para peserta disambut hangat oleh Ketua Rukun Istidoris yang menyiapkan rangkaian penyambutan khusus untuk prosesi tersebut.

Plt Desa Atubul Da Severianus Samponu dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama ibadah, terutama terkait keselamatan dan penggunaan kendaraan bermotor di area perarakan.

Pengurus Dewan Stasi dalam kesempatan terpisah mengimbau hal serupa dengan menekankan agar seluruh umat mengikuti prosesi secara tertib demi kelancaran dan kekhidmatan ibadah di wilayah Stasi Atubul Da.

Ibu Ketua Rukun Istidoris kemudian menyerahkan cenderamata kepada Kristus Raja Semesta Alam yang disaksikan para tokoh masyarakat, para guru, siswa, dan seluruh umat yang hadir sebagai bagian dari puncak rangkaian perarakan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA