SARMI,-kpktipikor.id,- Dalam upaya mendukung dunia pendidikan dan meringankan beban orang tua siswa/i, Komisi II Lidya Astrid S Meset, S.IP, MIDP Anggota DPRP Provinsi Papua Kursi Pengangkatan Otsus melakukan Hearing dan Dialog serta menyerahkan bantuan perlengkapan Pendidikan Sekolah Dasar Kampung Bora-Bora Distrik Tor Atas Kabupaten Sarmi sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan di daerah terjauh. Hearing dan Dialog serta Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada Rabu (25/3/2026) Pagi di Sekretariat Biro Bantuan Hukum Lembaga Adat Kabupaten Sarmi.
Pemerintah Kabupaten Sarmi dalam kesempatan ini diwakili oleh Ketua DPRK Kabupaten Sarmi Muhamat Ashari Tiris yang di dampingi Kepala Kampung Bora-Bora Jhon Tabuari dan beberapa orang tua siswa/i Turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan pendidikan secara langsung ini di terima oleh Kepala Sekolah SD negeri Bora-Bora.
Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian untuk mendukung proses belajar mengajar bagi anak-anak di wilayah Terjauh juga dapat menopang dan mendorong pendidikan sekalipun di daerah terjauh sehingga paling tidak ada kesetaraan pendidikan yang merata.
Dalam Hearing dan Dialog kepada Anggota Komisi II DPRP Provinsi Papua Kursi Pengangkatan Otsus Lidya Astrid S Meset, kepala sekolah SD Negeri Kampung Bora-Bora menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya untuk mendukung pendidikan di daerah terjauh khususnya di Kampung Bora-Bora Distrik Tor Atas Kabupaten Sarmi.
Hal ini juga disampaikan oleh Ketua DPRK Kabupaten Sarmi Muhamat Ashari Tiris mewakili Pemerintah Daerah Sarmi “Kami menyampaikan Apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dan Hearing serta Dialog lansung oleh komisi II anggota DPRP atas perhatian dan kepeduliannya terhadap pendidikan di Kabupaten Sarmi secara khusus untuk daerah terjauh dalam hal ini Kampung Bora-Bora Distrik Tor Atas”.
Lidya Astrid S Meset dalam harapannya setelah selesai menyerahkan Bantuan pendidikan kepada redaksi mengatakan bahwa “tidak seberapa nilai bantuan ini, namun merupakan Pendorong dan penyemangat bagi anak-anak tetap belajar sehingga apa yang dicita-citakan dapat tercapai, menurutnya, bantuan ini juga menjadi pendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia dikampung Bora-Bora”.
Penyerahan bantuan alat pendidikan bertujuan mendukung kelancaran belajar siswa/i, meringankan beban orang tua, dan meningkatkan kualitas pendidikan, terutama bagi keluarga kurang mampu.*)
Tidak ada komentar