Operasi Lilin 2025: Kapolres dan Wakil Bupati Tanjab Barat Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Nataru

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Des 2025 14:38 44 kabiro Timur Tengah

 

 

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat resmi memulai persiapan pengamanan hari besar keagamaan dan pergantian tahun melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025.

 

Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., bersama Wakil Bupati Tanjab Barat Dr. H. Katamso SA, SE., ME., serta personel gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, dan Damkar.

 

Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Operasi Lilin 2025”.

 

Lapangan Mapolres Tanjung Jabung Barat.

Jumat, 19 Desember 2025.

 

Untuk mengecek kesiapan akhir personel dan sarana prasarana guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.

 

Melalui pengerahan 108 personel yang disiagakan di 1 Pos Pengamanan dan 3 Pos Pelayanan dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, serta deteksi dini.

 

Kuala Tungkal – Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., bersama Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, SE., ME., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Jumat (19/12/2025).

Dalam apel tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah tugas rutin yang harus dipastikan berjalan aman tanpa gangguan sekecil apa pun.

“Operasi ini akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Kami melibatkan 108 personel yang ditempatkan pada 1 Pos Pengamanan dan 3 Pos Pelayanan,” ujar AKBP Agung Basuki.

 

Fokus Keamanan dan Kelancaran Lalu Lintas

Kapolres menginstruksikan sterilisasi seluruh tempat ibadah sebelum pelaksanaan misa Natal dan mengajak ormas keagamaan untuk terlibat dalam pengamanan guna memupuk toleransi. Selain itu, masyarakat yang mudik difasilitasi untuk menitipkan kendaraan di kantor polisi demi keamanan.

Terkait arus lalu lintas, puncak arus mudik diprediksi jatuh pada 20 dan 24 Desember 2025, sementara arus balik pada 28 Desember 2025 dan 4 Januari 2026. Petugas di lapangan diminta waspada terhadap potensi kemacetan akibat volume kendaraan yang tidak seimbang dan kondisi infrastruktur jalan.

 

Antisipasi Bencana dan Pangan

Sinergitas dengan TNI, Pemda, dan BMKG juga diperkuat untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem melalui kesiapan tim tanggap bencana. Tak hanya itu, satgas pangan juga tetap melakukan monitoring distribusi kebutuhan pokok agar harga tetap stabil di wilayah Tanjab Barat.

“Keberhasilan pengamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Tingkatkan sinergisitas karena itulah kunci utama kesuksesan operasi ini,” pungkas Kapolres sebelum m

enutup amanatnya.(IRVAN)

kabiro Timur Tengah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA