Bengkulu Utara, Kpktipikot.id ~ PT Maju Tambak Sumur (MTS) yang viral akibat pemberitaan terkait pencemaran lingkungan mengaku ditipu oknum yang mengaku Kadis DLH Bengkulu Utara.
Hal tersebut terungkap disaat awak media ini melakukan konfirmasi lanjutan terkait inspeksi yang dilakukan Pihak DLH Bengkulu Utara bersama dengan Pihak Badan Penanaman Modal dan Dinas Perikanan Bengkulu Utara beberapa waktu lalu.
Parpen Siregar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Utara mengatakan, “Kami sudah memangil pihak perusahaan guna menandatangani berita acara sidak lapangan yang kami lakukan tempo hari.”
“Mereka datang dan sudah menandatangani berita acara tersebut dan hasil temuan kami sudah kami laporkan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu,” ucapnya.
“Hal tersebut lantaran izin dari Tambak Udang tersebut dikeluarkan oleh provinsi, jadi secara kewenangan provinsi yang bisa melakukan tindakan atas temuan kami dilapangan tersebut,” jelas Parpen saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon aplikasi whatsapp pada Rabu, 25 Maret 2026.
Informasi terhimpun, diketahui bahwasanya pada bulan Ramadhan lalu, pihak perusahaan ada mengatakan akan menghadiri buka bersama dengan kepala Dinas Lingkungan Hidup Bengkulu Utara.
Ketika ditanyakan apa hasil dari buka puasa bersama, Prapen Siregar mengatakan, “Tidak ada kegiatan seperti itu mas, Saya secara pribadi ataupun kedinasan tidak pernah melakukan kegiatan buka bersama dengan pihak perusahaan.”
“Akan tetapi justru ada pengakuan yang aneh dari pihak perusahaan, mereka mengatakan ada orang yang mengaku sebagai saya menghubungi pihak perusahaan dengan meminta sumbangan sejumlah 15 juta rupiah untuk acara buka puasa bersama dengan pihak media,” ungkap Parpen.
“Pihak perusahaan mengaku telah mengirimkan uang sejumlah 12 juta rupiah kepada orang tersebut ke rekening BRI atas nama Dony Rohmansyah,” jelas Parpen.
“Nanti saya kirimkan nomor orang yang mengaku-ngaku sebagai saya dan bukti kirim dari pihak perusahaan kepada oknum tersebut mas,” tandas Parpen.
Sementara pihak perusahaan PT Maju Tambak Sumur saat akan dikonfirmasi mengenai kebenaran hal tersebut melalui sambungan telepon aplikasi whatsapp, belum bisa dihubungi.
Belum diketahui secara pasti kebenaran mengenai apa yang disampaikan oleh Kadis Lingkungan Hidup Bengkulu Utara terkait penipuan ini.
Sampai berita ini ditayangkan, Pak Heru selaku Manager perusahaan PT Maju Tambak Sumur belum dapat terkonfirmasi. (DF)
Tidak ada komentar