Kpktipikor.id || SUKABUMI – Gerak cepat ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memulihkan akses transportasi di wilayah selatan yang sempat lumpuh akibat cuaca ekstrem. Tim Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, didampingi Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, kini tengah berjibaku melakukan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan kabupaten.
Jalur ini merupakan urat nadi vital yang menghubungkan Desa Neglasari di Kecamatan Purabaya dengan Desa Nangerang di Kecamatan Jampang Tengah. Mengingat ketebalan material tanah yang menutup badan jalan cukup signifikan, pengerahan alat berat dari Dinas PU menjadi kunci utama agar mobilitas warga tidak lumpuh total.
Sinergi di Lapangan
Yanto Prayitno, petugas P2BK Purabaya, melaporkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan sisa-sisa tanah yang licin dapat segera disingkirkan. Hal ini dilakukan agar kendaraan roda dua maupun roda empat bisa kembali melintas dengan aman.
“P2BK mendampingi langsung tim Dinas PU di lapangan. Fokus utama kami adalah membuka kembali akses jalan kabupaten yang menghubungkan dua desa di dua kecamatan berbeda ini. Kami ingin memastikan aktivitas ekonomi warga kembali berputar,” ujar Yanto dalam laporannya.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan alat berat, tetapi juga kolaborasi apik antara:
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi.
BPBD melalui personel P2BK.
Pemerintah Desa setempat.
Relawan kemanusiaan.
Kerja sama lintas sektor ini juga bertujuan untuk memantau potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan di lokasi masih tergolong tinggi.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Meski akses mulai terbuka secara bertahap, pihak berwenang memberikan peringatan bagi masyarakat yang akan melintas. Sisa lumpur yang masih menempel di permukaan aspal membuat kondisi jalan menjadi sangat licin dan rawan kecelakaan.
“Alhamdulillah, giat hari ini berjalan lancar. Kami terus berkoordinasi agar jalur ini bisa benar-benar aman dan kembali normal 100 persen untuk dilalui warga,” tambah Yanto.
Apresiasi Masyarakat
Langkah responsif dari Dinas PU dan P2BK ini menuai apresiasi dari warga sekitar. Bagi masyarakat di perbatasan Purabaya dan Jampang Tengah, jalur tersebut bukan sekadar jalan, melainkan akses utama menuju pusat pendidikan dan penggerak roda ekonomi harian mereka.
Dengan pembukaan jalur ini, diharapkan denyut nadi kehidupan masyarakat di Sukabumi Selatan dapat segera pulih sepenuhnya.
Penulis : Adang Suryana
Tidak ada komentar