Mojokerto, 30 Maret 2026 – Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia, (LSM KPK-RI) Kabupaten Mojokerto secara resmi menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mojokerto Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Graha Majatama. Kegiatan yang diikuti oleh berbagai komponen masyarakat ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan aspirasi serta masukan terkait pembangunan daerah yang lebih baik dan berkeadilan.
Dalam acara tersebut, Bupati Mojokerto menyampaikan arahan penting terkait rencana pembangunan daerah mendatang, sekaligus menyambut hangat masukan konstruktif dari seluruh pihak yang hadir, termasuk perwakilan LSM, Ketua DPRD, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.
Bupati mengapresiasi paparan yang disampaikan oleh Pak Jumadi serta Ketua DPRD dan pandangan dari berbagai pihak terkait perkembangan ekonomi dan capaian pembangunan yang telah dicapai di Kabupaten Mojokerto. Ia juga menyoroti pencapaian positif terkait stabilitas pangan lokal yang tetap terjaga, dengan harga komoditas penting seperti beras dan cabai berada dalam kondisi terkendali.
Selain itu, Bupati menguraikan empat strategi kolaboratif yang akan menjadi landasan dalam menghadapi dinamika global dan mitigasi dampak konflik internasional:
1. Efisiensi energi dan anggaran melalui kebijakan kolaboratif antar unsur terkait.
2. Penguatan ketahanan pangan lokal dengan fokus menjaga produktivitas beras dan berbagai komoditas pangan lainnya.
3. Peningkatan iklim investasi dengan upaya memudahkan proses perizinan dan menghilangkan birokrasi yang menyulitkan. Bupati menekankan bahwa iklim investasi di Mojokerto telah menunjukkan perbaikan sebesar sekitar 80%, namun target yang diinginkan adalah perubahan menyeluruh 100% agar lebih menarik bagi investor dan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal.
4. Perlindungan sosial yang tepat sasaran dengan penerapan verifikasi data yang lebih akurat dan aktual, guna memastikan bantuan sosial dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.
Tema pembangunan Kabupaten Mojokerto tahun 2027 adalah “Inisiasi SGA (Sustainability, Governance, and Accountability/Environmental, Social, and Governance) dan Penyediaan Infrastruktur Menuju Transformasi Ekonomi Hijau dan Pusat Pemerintahan Baru yang Berkelanjutan”, yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten periode 2025-2029.
Fokus utama pembangunan meliputi pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi, pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi produk unggulan daerah, serta dukungan penuh terhadap program strategis seperti sekolah rakyat, pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan program makan bergizi gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.
Bupati juga mengingatkan agar penyusunan RKPD dan Rencana Kerja Seksi Perangkat Daerah (Renja SKPD) tahun 2027 selalu memperhatikan hasil musrenbang dari berbagai tingkatan, melakukan rasionalisasi belanja untuk memprioritaskan kebutuhan wajib dan program pembangunan prioritas, serta mengubah paradigma kerja dari sekadar menghabiskan anggaran menjadi menghasilkan nilai yang memberikan dampak nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sebelum menyampaikan arahan pembangunan, Bupati juga mengucapkan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, sekaligus berharap amal ibadah bulan Ramadan yang baru saja berlalu dapat diterima dengan penuh rahmat oleh Allah SWT, mengingat acara berlangsung dalam suasana pasca-lebaran.
Perwakilan LSM Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam acara ini menjadi bagian dari komitmen lembaga untuk turut serta dalam proses perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Mojokerto. (har)
Tidak ada komentar