
Makassar KPKTipikor,id(19/12/25) Kantor Lurah Maricayya Baru melakukan klarifikasi resmi terkait informasi yang sempat viral di media sosial mengenai tuduhan paksaan terhadap lansia sakit untuk mengambil sendiri jatah bantuan beras. Pihak kepala kelurahan dan pegawai PNS secara tegas menolak tuduhan tersebut, menyatakan bahwa kesalahpahaman semacam itu muncul dari komunikasi yang kurang jelas antara penerima bansos dan petugas.
Informasi yang menyebutkan adanya petugas yang memaksa lansia yang sedang sakit dan tidak sanggup berjalan untuk mengambil jatah beras sendiri tanpa diwakili, sempat menyebar cepat di berbagai grup akun media sosial. Hal itu menimbulkan kekhawatiran dan kritik dari sebagian warga terhadap pelaksanaan bantuan di kelurahan tersebut.
“Kami sangat membantah tuduhan bahwa pegawai PNS kantor lurah kami pernah menyuruh paksa lansia sakit mengambil beras sendiri. Itu tidak pernah terjadi dan tidak sesuai dengan aturan serta prinsip pelayanan kami yang selalu memprioritaskan kenyamanan penerima bantuan,” ujar Budiyanto selaku pejabat Kepala Lurah Maricayya Baru Saat di temui oleh awak Media
Menurut pihak kantor lurah, dalam pelaksanaan pembagian jatah beras, petugas selalu memberikan kesempatan bagi penerima untuk diwakili oleh keluarga, yang sah yg nama nya ada dalam kartu keluarga Bahkan, untuk penerima yang sangat sulit bergerak, petugas akan berusaha untuk mengantarkan beras langsung ke rumah jika memungkinkan.
“Kesalahpahaman ini kemungkinan muncul karena ada penerima yang tidak mengetahui aturan tentang penggantian penerima, sehingga merasa kebingungan ketika petugas meminta data pengganti. Kami akan segera melakukan sosialisasi ulang kepada warga agar semua mengetahui prosedur yang benar, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman serupa di masa depan,” tambahnya.
Pihak kantor lurah juga meminta warga agar lebih cermat dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik. Jika ada kekhawatiran atau pertanyaan, disarankan untuk menghubungi kantor lurah langsung agar mendapatkan klarifikasi yang akurat.
Wartawan:RM
Tidak ada komentar