Aceh Timur kpktipikor. id -Pante Bidari sejumlah rumah warga dan fasilitas umum di Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, beberapa rumah warga kini terendam banjir akibat adanya tumpukan pasir ilegal di desa Seuneubok Saboh,
Hujan deras selama 5 hari kini mulai rendam beberapa rumah warga di desa Seuneubok Saboh hujan deras sejak sabtu malam, pada 21 November 2025, sekitar pukul 4 pagi, sehingga dengan ketinggian air mencapai 1.5/setengah meter di beberapa titik dalam wilayah kecamatan Pante Bidari pemukiman Blang Seunong yang terparah. (Rabu 26 November 2025)
Rumah peninggalan milik alm khatijah warga desa setempat, kini mengalami kerusakan terutama tanah di pinggir rumah nya akinibat tajamnya air kedalam rumah milik alm khatijah tersebut,
Menurut Iskandar, salah seorang warga setempat mengatakan terjadinya kerusakan tanah warga akibat adanya tumpukan tumpukan pasir ilegal maka dengan demikian air pun tersumbat hingga menguap ke rumah-rumah masyarakat di Desa Seuneubok Saboh Kecamatan Pante Bidari ujarnya,
Saat tim media ini turun langsung menuju ke lokasi ternyata benar adanya dampak positif beberapa rumah warga terendam air hujan dari muspika kecamatan Pante Bidari kini belum melakukan peninjauan terkait adanya asesmen kerugian bagi masyarakat di desa Seuneubok Saboh tersebut,
Pasalnya saat di konfirmasi dengan salah satu pengusaha galian c pasir ilegal Mutakin mengatakan pada media ini cuacanya seperti ini hampir setiap tahun sekali terjadi bencana seperti ini ungkapnya,
Namun berbeda jawaban dan tanggapannya dari kasus dusun teladan kasus (Muzakir) mengatakan cuaca seperti ini tidak ada bahkan terjadi yang seperti ini bukan setiap tahun sekali. Ujar Kasus dusun teladan. Muzakir,
Saifuddin Ismail. anak dari alm khatijah juga menjelaskan pada media saat dirinya mempertanyakan kepada Mutakin pemilik usaha pasir tersebut, yang anehnya takin menjawab dengan sikap yang arongan kepada Saifuddin ada apa,
Tim media ini mencoba untuk berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur juga terus dilakukan untuk persiapan bantuan logistik dan langkah penanganan jangka panjang, terutama terkait normalisasi saluran drainase dan sungai. Imbuhnya
Reporter Liputan Provinsi Aceh Saipul Ismail SF
Tidak ada komentar