Kasad Maruli Simanjuntak Resmikan Jembatan Bailey, Pulihkan Akses Warga Boronadu

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Mar 2026 19:59 3 Korwil Nias

Nias Selatan, kpktipikor.id — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak meresmikan pengoperasian Jembatan Bailey di Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Selasa (10/3/2026). Jembatan darurat yang dibangun oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat tersebut kini menjadi penghubung vital antara Desa Sifalago Gomo dan Desa Balohili Gomo yang sebelumnya terisolasi akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Peresmian dilakukan langsung di lokasi jembatan yang dikerjakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan. Kehadiran jembatan ini disambut antusias masyarakat setempat karena selama beberapa waktu terakhir akses transportasi di wilayah tersebut sempat terputus, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga terganggu.

Kasad Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia.

“Sudah jadi 220 sebetulnya per hari ini di seluruh Indonesia. Di wilayah bencana ada 145 jembatan yang sudah selesai. Saat ini yang masih dalam proses pembangunan ada 1.076 jembatan, jadi hampir setiap hari ada jembatan yang selesai,” ujar Kasad saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.

Jembatan Bailey yang dibangun di Desa Sifalago Gomo memiliki panjang sekitar 33 meter dengan lebar 3,65 meter serta mampu menahan beban hingga 10 ton. Struktur jembatan dilengkapi papan lantai dan balok pengapit yang dirancang untuk menjamin keamanan pengguna, baik kendaraan maupun pejalan kaki.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi jalur utama penghubung antar desa di Kecamatan Boronadu. Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko, terutama ketika cuaca buruk melanda wilayah tersebut.

Pembangunan jembatan dilakukan secara intensif oleh personel dari Zidam I/Bukit Barisan dan Yonzipur 1/DD dengan dukungan Kodim 0213/Nias. Proses pengerjaan memanfaatkan berbagai peralatan konstruksi serta material khusus sehingga pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

Selain memulihkan akses transportasi, keberadaan jembatan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Aktivitas perdagangan, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas pelajar menuju sekolah kini dapat kembali berjalan dengan lancar.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia serta TNI Angkatan Darat atas upaya percepatan pembangunan infrastruktur di daerah terdampak bencana.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan TNI sangat penting dalam mempercepat pemulihan wilayah, khususnya di daerah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Kabupaten Nias Selatan.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Bailey di Kecamatan Boronadu, mobilitas masyarakat diharapkan kembali normal dan aktivitas ekonomi warga dapat tumbuh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

(SDW)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA