MOJOKERTO – Jalan cor Lebaksono – Ngoro, mengalami kerusakan cukup parah sepanjang kurang lebih 6 kilometer. Kondisi jalan yang penuh dengan lubang dalam tersebut menjadi keluhan besar bagi para pengendara dan dinilai membahayakan keselamatan, terutam ruas jalan dari Ngoro arah Lebaksono bagian selatan.
Kerusakan jalan semakin memburuk setelah diguyur hujan tinggi. Lubang-lubang yang terbentuk cukup luas dan dalam, membuat pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor sering terjadi kecelakaan.
Pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalan tersebut mengungkapkan, bahwa jalan tersebut sudah lama berlubang. “Sudah lama jalan ini rusak, belum ada perbaikan, terhitung semuanya tak kurang dari 20 titik,” terang pengguna jalan yang tidak mau disebutkan namanya.
Lebih lanjut dikatakan, kerusakan dimulai dari pertigaan Jurang kebarat di mana bagian jalan mengalami amblas dan patah sehingga membentuk lubang. “Kalau dibiarkan pasti mudah mengakibatkan pengguna jalan jatuh. Kondisi curah hujan tinggi memperparah jalur, lebih-lebih kalau malam hari rawan kecelakaan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa jalan Lebaksono – Ngoro merupakan jalan alternatif dengan lalu lintas padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Hal ini dikarenakan kawasan Ngoro memiliki ratusan pabrik yang berlokasi di Ngoro.
“PUPR harus segera turun untuk melakukan perbaikan untuk pelayanan yang baik. Kan jargon Pemkab Mojokerto memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” harapnya. (ri)
Tidak ada komentar