Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Warga Sukakersa Diduga Meninggal Akibat Sakit Menahun

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Mar 2026 17:31 0 Korlip jawa barat

kpktipikor.id || Sukabumi – Warga Kampung Lebaksiuh, RT 15/05, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki di dalam rumahnya pada Sabtu (21/3/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama M. Agung Cahyono (46), seorang buruh harian lepas yang tinggal seorang diri. Penemuan jenazah bermula saat Ketua RT setempat bersama putranya, Sdr. Bintang, mendatangi rumah korban sekitar pukul 07.30 WIB untuk bersilaturahmi sekaligus mengecek kondisi korban yang diketahui tengah sakit.

Namun, setelah beberapa kali dipanggil tidak ada respons. Merasa curiga, saksi kemudian mencoba melihat ke dalam rumah melalui jendela yang terbuka. Dari situ terlihat korban sudah dalam kondisi telungkup di kamar tidur dengan tubuh membengkak dan diduga telah meninggal dunia.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi pihak keluarga dan melaporkannya kepada aparat setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Desa Sukakersa, H. Deden Deni Wahyudin, SE, menjelaskan bahwa sebelumnya korban memang mengalami gangguan kesehatan serius. Pada 11 Maret 2026, korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, almarhum mengalami gangguan pada organ jantung dan hati. Namun pada 13 Maret 2026, yang bersangkutan memutuskan pulang dari rumah sakit tanpa sepengetahuan pihak medis,” ungkapnya.

Kondisi korban diketahui semakin memburuk beberapa hari terakhir. Pada 18 Maret 2026 malam, korban sempat meminta bantuan untuk mencarikan oksigen karena mengalami sesak napas. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena keterbatasan ketersediaan oksigen di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.

Keesokan harinya, seorang warga yang menjenguk korban mendapati kondisi korban semakin lemah dan mengalami pembengkakan pada tubuhnya.

Dari hasil pemeriksaan awal petugas di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit menahun yang dideritanya, dengan perkiraan waktu kematian sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Sejumlah unsur turut hadir di lokasi kejadian, di antaranya aparat kepolisian dari Polsek Parakansalak, Koramil, petugas Puskesmas, BPBD, Tagana, serta perangkat Desa Sukakersa.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga yang tidak jauh dari kediamannya.

Adang Suryana

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA