Camat Hutabargot Bakal Dicopot?

waktu baca 2 menit
Minggu, 9 Nov 2025 09:37 88 YAHYA RISWANTO


MADINA.Kpktipikor.id
Menurut Kepala Badan (Kaban) Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ahmad Meinul Lubis bahwa Camat Hutabargot bakal dicopot jika terbukti melanggar Disiplin.

Pasalnya Camat Hutabargot Kabupaten Madina Setyaning Srimaryani S.STP,. terpantau awak media Sumatera Tenggara Pos melanggar disiplin dimana seringkali ditemukan awak media ini Camat jarang masuk kantor bahkan kantor sering tutup padahal jam sudah menunjukkan pukul 09.00 WIB dan hal ini disampaikan kepada Kaban BKPSDM Madina,Meinul Lubis di ruangan kantornya. Jum’at 07/11/2025.

Dalam hal ini Meinul menegaskan peraturan Disiplin sangat jelas aturannya dan tidak bisa dilanggar serta sanksi berat berupa evaluasi kinerja apabila terbukti melanggar.

“Kalau untuk masalah jam masuk kerja aturannya itu sudah jelas dan semua ASN itu sudah tahu,jam 8 masuk kemudian 4.30 pulang kecuali hari Jumat pulang di jam 5, jadi kalau ada kantor yang tidak buka di jam 8 pagi itu namanya melanggar peraturan, apalagi sekarang ada presensi simpeknas yakni absen online dimana di kasih waktu jam 8 sampai 8.30 WIB wajib absen di lokasi atau tempat kantor dan itu sudah online.

Ia menambahkan tunjangan akan otomatis terpotong apabila terdapat kehadirannya tidak full demi meningkatkan kedisiplinan para ASN di Madina.

“Tidak full melaksanakan itu nanti berpengaruh kepada tunjangan penghasilannya sehingga akan dipotong untuk mendorong peningkatan disiplin, artinya PNS yang mangkir,PNS yang bolos absen itu langsung dipotong, jadi itu kedepan,

Dia menambahkan sanksi berat bagi ASN pelanggar disiplin dapat berupa pemberhentian dari jabatan merujuk pada peraturan pemerintah kabupaten Madina.

“Selain itu juga kalau kita merujuk aturan yang lebih jauh atau sanksi beratnya masalah disiplin PNS inilah 10 hari akumulatif sampai 28 hari tidak hadir bisa dipecat nah itu dia aturannya. Nah artinya disiplin itu tidak main-main . Ungkapnya.

Dia juga berharap agar ASN berada di koridor disiplin yang bagus serta menerapkan pola pikir (mindset) yang baik untuk kesadaran memahami pembelajaran dan pengembangan diri yang lebih baik lagi kedepannya.

” Bagaimana upaya mengubah mindset dan cara disiplin itulah beberapa hal yang sudah kita terapkan artinya penekanan yang diatas juga sudah,yang penting mindset dan kesadaran diri ASN ini itu yang paling penting karena apapun cara yang kita lakukan kalau toh ASN belum bisa merubah cara pikir dan serta pola pikir nya (mindset-nya) tetap tidak berpengaruh bagi mereka. Jadi saya berharap dirubah dulu mindset nya dari sekarang” Tutupnya.

(JULIANI)

YAHYA RISWANTO

Kebenaran pasti selalu ada

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA