SUKABUMI – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menekankan pentingnya sikap responsif dan komunikasi yang transparan bagi seluruh jajaran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut ditegaskan Bupati saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal lingkup Dinas PU yang berlangsung di Pelataran Kantor DPU, baru-baru ini.

Dalam arahannya, H. Asep Japar menyoroti tingginya ekspektasi serta kritik masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, khususnya kondisi jalan yang kerap menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Literasi Digital yang Santun

Bupati meminta agar para pegawai DPU tidak anti-kritik, melainkan mampu menjadi jembatan informasi bagi masyarakat. Ia mendorong jajarannya yang aktif di platform digital untuk turut memberikan literasi dengan cara yang santun dan berbasis data.

“Ketika ada netizen yang mengkritik ruas jalan, tolong sampaikan penjelasan sesuai perencanaan. Dinas PU tidak diam. Sampaikan bahwa proses perbaikan jalan dan irigasi terus berjalan sesuai tahapan yang ada,” tegas H. Asep Japar.

Ia pun menyadari bahwa tekanan publik terhadap Dinas PU sangatlah besar, baik melalui pengaduan langsung maupun sorotan media. Namun, ia berpesan agar dinamika tersebut tidak menyurutkan semangat kerja dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.


Tantangan Anggaran dan Dinamika Global

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah penanganan jalan selama masa Ramadan. Meski demikian, ia mengakui adanya beberapa kendala teknis dan strategis di lapangan.

Uus mengungkapkan dua faktor utama yang menjadi penghambat akselerasi perbaikan infrastruktur saat ini:

  1. Keterbatasan Pagu Anggaran: Ketersediaan dana daerah yang terbatas membuat perbaikan belum bisa dilakukan secara menyeluruh di semua titik sekaligus.

  2. Faktor Geopolitik Global: Situasi di Timur Tengah berdampak pada melonjaknya harga material konstruksi, sehingga beberapa kegiatan pembangunan terpaksa mengalami penyesuaian jadwal.

“Beberapa pekerjaan yang sedang berproses tertunda akibat kenaikan harga material. Ini adalah situasi luar biasa yang tidak bisa kami hindari, namun kami tetap berupaya mencari solusi terbaik,” ungkap Uus.

Kepedulian Sosial

Acara Halal Bihalal tersebut tidak hanya menjadi momentum penguatan kinerja, tetapi juga diisi dengan aksi sosial. Bupati Sukabumi menyerahkan santunan berupa perlengkapan sekolah kepada sejumlah anak yatim serta pemberian kadeudeuh sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai Dinas PU yang telah memasuki masa purna bhakti (pensiun).

Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran Dinas PU Kabupaten Sukabumi semakin solid dan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi tantangan demi mewujudkan infrastruktur Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.

Penulis : Adang Suryana