Gayo Lues.KpK.Tipikor.id-Banjir yang melanda Desa Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga memutus akses jalan secara total dan melumpuhkan jaringan komunikasi. Dalam kondisi darurat tersebut, bantuan dari para dermawan, lembaga sosial, dan sahabat kemanusiaan terus berdatangan, meski distribusinya menghadapi kendala serius.
Akibat akses jalan yang tidak dapat dilalui dan jaringan internet yang belum normal, bantuan terpaksa dibagikan secara situasional kepada warga yang ditemui di sepanjang jalur darurat, khususnya di kawasan Setul. Pola ini dilakukan semata-mata agar bantuan tidak tertahan, meski belum sepenuhnya terdata secara terpusat.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Pertik mengambil langkah konkret dengan mendirikan posko berjalan khusus korban banjir. Posko ini mulai beroperasi pada Selasa, 22 Desember 2025, untuk melayani 129 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung bencana banjir.Tahap awal, posko ditempatkan di Lempusing, Desa Uring, menyesuaikan kondisi akses lapangan. Jika jalan sudah memungkinkan dilalui kendaraan, posko akan dipindahkan ke Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime, sementara posko utama tetap berada di Desa Pertik sebagai pusat koordinasi dan pendataan.
Untuk menghindari tumpang tindih serta memastikan pengelolaan bantuan berjalan tertib, Aminsyah, ST ditunjuk sebagai Ketua Kelompok Korban Banjir Desa Pertik. Ia menegaskan komitmen untuk mengelola seluruh bantuan secara amanah, transparan, dan akuntabel.Kami sadar kondisi darurat rawan menimbulkan kesimpangsiuran. Karena itu, pengelolaan bantuan akan dibuka secara terang. Pamflet dan papan informasi akan dipasang agar publik bisa mengawasi,tegasnya.
Langkah pendirian posko berjalan ini diharapkan menjadi solusi sementara di tengah keterisolasian wilayah, sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam. Namun demikian, perhatian dan dukungan serius dari pemerintah kabupaten dan instansi terkait sangat dibutuhkan agar penanganan korban banjir tidak berlarut-larut dan warga segera mendapatkan kepastian pemulihan.
Editor : Dir
Tidak ada komentar