Akses Medis Terhambat, Warga Amfoang Keluhkan Pelayanan RS Pratama: “Musim Panas Bisa, Musim Hujan Mau Lewat Mana?”

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Des 2025 15:06 550 Admin KPK

Amfoang, NTT ,kpktipikor. id –  Keluhan masyarakat Amfoang kembali mencuat terkait sulitnya akses pelayanan kesehatan, terutama saat musim hujan. Di tengah harapan besar terhadap hadirnya RS Pratama Amfoang, kenyataannya fasilitas kesehatan itu baru dapat didatangi pasien dari luar wilayah Amfoang Utara ketika musim panas. Namun saat musim hujan? Masyarakat justru bingung harus melewati jalan yang mana.

Warga Amfoang Timur mengungkapkan bahwa setiap kali ada pasien gawat darurat, mereka hampir selalu harus dirujuk ke Kefa, Kabupaten TTU, tepatnya ke RS Leona Kefa, untuk mendapatkan pertolongan medis yang memadai. Jarak yang jauh dan medan yang berat membuat proses rujukan menjadi perlombaan melawan waktu.

> “Musim panas saja baru bisa ke RS Pratama. Kalau hujan, jalan putus, jembatan hanyut… mau lewat mana kami?” keluh salah satu warga.

 

Pelayanan Terhambat, Kebutuhan Pokok Pun Ikut Tersendat

Tidak hanya pelayanan kesehatan yang terdampak. Ketika hujan turun berhari-hari, akses transportasi mati total. Bahan kebutuhan pokok sulit masuk, harga melambung tinggi, dan masyarakat harus bertahan dengan persediaan seadanya.

Kondisi ini menambah tekanan bagi warga yang selama bertahun-tahun berharap pada perhatian serius dari pemerintah.

Warga Merasa Pemerintah Sepelekan Kondisi Amfoang

Keluhan masyarakat semakin tajam ketika mereka melihat bahwa masalah klasik akses jalan di Amfoang nyaris tidak tersentuh solusi nyata. Warga merasa pemerintah cenderung menyepelekan situasi yang mereka hadapi, padahal menyangkut hak dasar seperti kesehatan, keselamatan, dan pangan.

> “Kesehatan itu kebutuhan hidup! Tapi nyawa kami bergantung pada cuaca. Kalau hujan, kami tidak bisa ke mana-mana. Jangan sepelekan penderitaan kami,” ujar warga lainnya.

 

Harapan untuk Perubahan Nyata

Masyarakat berharap pemerintah kabupaten dan provinsi segera mengambil langkah serius:

Peningkatan jalan menuju Amfoang, terutama jalur strategis penghubung antar kecamatan.

Optimalisasi RS Pratama agar benar-benar berfungsi untuk semua wilayah, bukan hanya saat musim panas.

Penanganan darurat yang sigap, terutama ketika hujan ekstrem melanda.

Warga Amfoang tetap berharap, suatu hari nanti akses kesehatan dan kebutuhan hidup mereka tidak lagi ditentukan oleh musim.

Jurnalis : Ferdinandus

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA