Anak Kandung dan Tetangga Gorok Leher Ayah Kandung .Usus Dimasukkan Jiriken di Bulukumba

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 17:34 13 Admin KPK

KPK TIPIKOR ID Polres Bulukumba telah mengungkap kasus pembunuhan sadis di Gantarang, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Korban, Idris (61), tewas dibunuh oleh anak kandungnya sendiri, SS (35), dan tetangganya, ML (70), dengan motif dendam dan sakit hati.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, di sebuah gubuk rumput laut milik korban. Korban dibunuh dengan cara leher digorok dan perut dibelah, lalu ususnya dimasukkan ke dalam jeriken. Polisi menemukan jeriken berisi usus korban di sekitar lokasi kejadian.

Kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Bulukumba dan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, yang mengancam hukuman penjara seumur hidup. Kapolres Bulukumba, AKBP Restu Wijayanto, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan diduga dipicu persoalan pribadi, di mana ML menyimpan dendam lama terhadap korban, sedangkan SS sakit hati karena merasa tidak diakui sebagai anak oleh Idris.

Pengungkapan kasus ini tidak mudah, karena minimnya saksi di tempat kejadian perkara. Namun, polisi berhasil mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa sejumlah saksi, sehingga SS dan ML dapat ditangkap. Ironisnya, SS sempat berpura-pura tidak mengetahui peristiwa tersebut dan bahkan ikut mengantar jasad korban ke RSUD untuk autopsi.

 

Polisi masih terus memeriksa kedua pelaku untuk mengungkap lebih lanjut tentang kasus ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. ¹

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, diharapkan masyarakat dapat memahami proses penanganan kasus pembunuhan di Gantarang dan memberikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam mengungkap kasus kejahatan.

Masyarakat dapat menyaksikan konferensi pers yang digelar oleh Polres Bulukumba untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kasus ini.

Editor H Saeful

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA