Nias Selatan – kpktipikor.id Kabar mengenai putusnya Jembatan Bailey di wilayah Boronadu akibat banjir belakangan ini dipastikan tidak benar.
Informasi tersebut sebelumnya beredar melalui unggahan akun media sosial bernama Zeboea Syukur yang menyebutkan jembatan tersebut mengalami kerusakan parah.
Seorang warga asli Desa Sifalago Gomo yang hingga kini masih menetap di wilayah tersebut menegaskan bahwa kondisi Jembatan Bailey Sifalago Gomo tetap aman dan berfungsi normal seperti biasa.
“Saya sebagai putra asli yang lahir dan besar di Sifalago Gomo memastikan bahwa sampai saat ini jembatan tersebut tidak mengalami kerusakan apa pun. Kondisinya aman dan terkendali,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengantongi bukti dokumentasi sebagai fakta nyata untuk membantah informasi yang beredar di masyarakat.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar tersebut berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Boronadu dan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan daerah tersebut.
“Kami berharap kepada pihak yang telah memposting informasi yang tidak akurat agar segera menyampaikan klarifikasi dan mencabut unggahan tersebut, supaya tidak menimbulkan kecemasan di masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kabar hoaks tersebut juga dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap kinerja aparat, khususnya TNI yang selama ini terlibat dalam pembangunan dan penanganan infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk satuan Satgas Yonzipur 1/DD Bukit Barisan.
Pihaknya juga telah menyampaikan laporan kepada jajaran terkait, di antaranya Kodam I/Bukit Barisan, Kodim 0213/Nias, serta unsur Babinsa di wilayah Boronadu.
Hingga saat ini, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Jembatan Bailey Sifalago Gomo tetap berfungsi dengan baik dan dapat dilalui oleh masyarakat tanpa hambatan.
(SADAWA)
Tidak ada komentar