Aceh Barat kpktipikor.id Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama ibu Afrinda Novalia Tarmizi mengunjungi kediaman keluarga Zuretti, warga Gampong Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat beliau menempati rumah tidak layak huni tinggal bersama dua orang putranya selama delapan tahun menempati rumah reot tidak layak huni
menurut keterangan salah seorang warga gampong Irwan ( 23 th) menerangkan penghuni rumah sudah menepati delapan tahun sejak itulah belum ada perhatian dari pihak pemerintah sebelumnya ,hal ini yang sangat disayangkan bagi perangkat Gampong dan Camat setempat tidak memberikan informasi kepada pejabat setempat ini sangat kita sayangkan ungkap Bupati”
Beberapa waktu lalu rumah tidak layak huni yang ditempati ibu Zuretti sempat firal dimedia sosil kami pemerintah setempat untuk mengambil langka tegas berkunjung kekediaman beliau memastikan berita tersebut ,dengan sikap tegas Bupati bersama ibu Afrinda Nofalia Tarmizi langsung berkunjung kelokasi .
Alhamdulillah kunjungan Bupati bersama istri langsung menyerakan perlengkapan yang dibutukan dan jugak bahan pokok untuk digunakan dalam bulan Ramdhan menjelang Idul fitri 1447 H/ 2026 M
“Kami sudah menyerahkan bantuan rumah tangga dan logistik untuk meringankan beban masyarakat kita yang menempati rumah tidak layak huni, karena itu mereka butu bantuan ungkap Bupati Aceh Barat Tarmizi dan ibu Afrinda Novalia Tarmizi kepada kpktipikor.id pada selasa ( 17 /3/ 2026)
Bupati langsung berkunjung ke rumah warganya yang menempati rumah tidak layak huni, setelah sebelumnya melakukan kunjungan dinas ke Jakarta.
Setelah melakukan kunjungan kelokasi , Tarmizi terkejut kesedihan nya karena rumah dari pelepah rumbia yang ditempati satu keluarga, terdiri dari seorang ibu dan dua orang anak yatim masaallah sangat heran dan kuatir juga fasilitas tidak memadai tidak memiliki sarana penerangan seperti listrik juga keadaan rumah beralaskan seadanya ungkap bupati
Rumah ini juga terletak di tengah-tengah persawahan warga, akses jalan untuk menuju lokasi rumah tidak layak huni tersebut, harus melewati jalan setapak pematang sawah warga mencapai lebih kurang jarak tempu 100 meter lebih dari posisi jalan utama jalan Raya
Dengan kondisi hunian yang jauh dari kata layak, sangat tidak layak,” katanya dengan rasa kesedihannya
Ia mengaku, kondisi rumah tersebut dihuni oleh dua anak yatim dan fasilitas dasar mulai dari ruang utama hingga dapur dinilai sangat tidak memadai,tegasnya ditambah lagi tidak adanya aliran penerangan seharusnya dari dulu perlunya pemberitauan dari pihak aparat gampong dan kecamatan .
Ia memberikan teguran tegas kepada camat setempat jugak Geuchik Gampong desa atas peristiwa satu keluarga menempati rumah yang tidak layak huni selama bertahun-tahun lamanya ”
“Saya tidak mau informasi seperti ini berulang lagi mendapatkannya dari media sosial atau TikTok. Saya ingin laporan langsung dari camat dan keuchik sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dipihak kecamatan dan desa,” tambanya
Ia juga telah memerintahkan jajaran Dinas Sosial dan BPBD Aceh Barat, agar melakukan pendataan ulang di setiap desa Gampong untuk memastikan tidak ada lagi warga, terutama anak yatim, yang tinggal di rumah tidak layak huni tanpa perhatian dari pemerintah pemerintah.
Bupati Tarmizi meminta agar aparatur desa di tingkat bawah lebih proaktif dalam mendata warga yang membutuhkan bantuan.
Bupati Aceh Barat Tarmizi menyerahkan bantuan masa panik uang tunai bantuan berbagai sarana guna meringankan beban penderitaan masyarakat kurang mampu di daerahnya kita perlu perhatian terhadap warga yang kurang mampu itu peritas utama kita dalam memimpin daerah guna mringankan beban saudara kita tutupnya ( M H) .
Tidak ada komentar