Tanimbar//kpktipikor-id//Pada hari Rabu, 18 Februari 2026, pukul 09.00 Waktu Indonesia Timur (WIT), komunitas beriman Stasi Santo Michael Desa Atubul merayakan ibadah Misa Rabu Abu sebagai pembukaan perayaan masa Prapaskah yang penuh makna. Ibadah yang menjadi tonggak penting dalam kalender liturgis umat Katolik ini dipimpin dengan khidmat dan penuh hikmat oleh Pastor Poli Seri.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan penuh dari Koor Rukun Santo Kristoforus, yang telah melakukan persiapan menyeluruh – mulai dari pengaturan ruang ibadah, penyusunan jadwal, hingga koordinasi dengan berbagai elemen umat – agar setiap tahapan ibadah berjalan lancar dan tertib. Antusiasme umat yang datang dari berbagai lapisan usia terlihat jelas; mereka berkumpul bukan hanya untuk menjalankan kewajiban keagamaan, melainkan juga untuk merenungkan makna kedalaman masa persediaan menuju Hari Raya Paskah.
Turut menghiasi momen sakral ini adalah kehadiran Ketua Dewan Stasi beserta seluruh anggota Dewan Stasi Santo Michael. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata akan kepedulian terhadap kehidupan rohani komunitas, sekaligus menjadi contoh bagi umat dalam menjalankan tanggung jawab untuk memperkuat ikatan persatuan dalam iman. Dalam khotbahnya, Pastor Poli Seri mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan pentingnya refleksi diri, kesediaan menerima pengampunan, serta komitmen menjalani perubahan hidup yang sejalan dengan ajaran Yesus Kristus.
Rangkaian ibadah yang meliputi bacaan Alkitab, doa bersama, sakramen komuni, dan pemberian salju abu – sebagai tanda pengakuan akan keterbatasan manusia dan harapan akan kebangkitan – berlangsung khusyuk hingga selesai. Setelah doa penutup yang penuh harapan dilantunkan, seluruh umat menyampaikan rasa syukur atas kesempatan merayakan ibadah ini bersama-sama. Semangat persatuan dan kebersamaan terasa sangat kuat di antara jemaat, menjadi bukti bahwa komunitas Stasi Santo Michael Desa Atubul terus tumbuh dalam kasih dan kesatuan untuk membangun kehidupan iman yang lebih baik.
Tidak ada komentar