Saumlaki – Saya berpikir masalahnya ada dimana ? kurang latih, kurang terpapar dengan sistemnya, atau apa ? ada banyak faktor, dan mungkin dalam tes semua orang mengatakan, bisa sih bisa dan bisa, tetapi ternyata yang dihasilkan seperti itu. Apa sebenarnya yang harus kita buat, Setiap saat ada perubahan, ilmu berubah, sistim yang setiap saat kita update ini lalu apa yag menjadi masalah ?
Pertanyaan rasa heran tersebut disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Jul. Ratuanak, ketika menyampaikan arahannya pada apel gabungan ASN Pemerintah Daerah, di halaman kantor Bupati.
Sebanyak 729 ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengikuti profiling ASN 10 Desember 2025 lalu, dan hanya 102 ASN yang mencapai kategori optimal.
Hasil evaluasi profiling kemarin, dari 694 ASN yang bergelar sarjana, S1, S2 dan S3 yang kita capai kategori optimal hanya 102 dari jabatan menengah, daftarnya ada pada saya, sisanya rendah, alias 592 rendah.
Jumlah tersebut juga tidak mencukupi seperdua dari keseluruhan ASN yang mengikuti Profiling tersebut. Padahal ASN yang mengikuti profiling lebih banyak bergelar sarjana S1, S2 maupun S3 dan telah memiliki segudang pengalaman di dunia kerja.
Hal ini menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah Kepulauan Tanimbar untuk mengevaluasi dan terus berupaya meningkatkan kompetensi ASN melalui berbagai pelatihan manajemen yang berkelanjutan.
Menurut Ratuanak , berdasarkan hasil tanya jawabnya bersama sejumlah para pemimpin menyatakan bahwa rata-rata kapasitas manajeman rendah itu perlu ditingkatkan melalui berbagai penguatan kapasitas.
“Penguatan dalam bentuk pendidikan, diklat–diklat berkelanjutan atau latihan internal yang harus dilakukan. Dia mengakui di Provinsi lain setiap jam ada produktifitas yang mereka hasilkan, ini cara tindak untuk membangun, jika kita malas belajar maka kita kalah saing, “ tegasnya.
Karena itu dia berharap, peningkatan kompetensi ASN melalui internal OPD perlu dibangun secara terus-menerus sehingga setiap ASN memiliki kompetensi yang dapat dinyatakan dalam pelaksanan tugas kerjanya.
Sejumlah pendapat menilai Profiling ASN yang digelar bukan hanya semata-mata untuk mencapai kategori optimal tetapi tentang bagaimana meningkatkan kualitas professionalisme ASN untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Perlu diketahui, dalam pelaksanaan profiling yang digelar Pemerintah Daerah Desember 2025 di Tanimbar terdapat 3 kategori, antara lain :
1. Optimal : ASN memiliki kompetensi dan potensi yang sangat sesuai dengan standar jabatan. (skor JPM > 90%)
2. Cukup optimal : ASN memiliki kompetensi dan potensi yang cukup sesuai dengan standar jabatan, namun perlu perbaikan. (Skor JPM 68-90%)
3. Kurang optimal : ASN memiliki kompetensi dan potensi yang kurang sesuai standar jabatan, perlu pengembangan perbaikan. (Skor JPM < 68%).
Tidak ada komentar