Cornelis Rumfaan Paparkan Rencana Aksi Strategis untuk Pembangunan Desa Sofyanin

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Sep 2025 09:18 72 Admin Maluku

Tanimbar,kpktipikor.id – Guna memperkuat arah pembangunan Desa Sofyanin, Cornelis Rumfaan, SS., M.Pd., MH. merilis Rencana Aksi Strategis yang dinilai penting bagi kemajuan masyarakat. Rencana tersebut disampaikan melalui grup WhatsApp Sofyanin Panggil Pulang pada Selasa (30/9/2025) pukul 10.27 WIT, menjelang Pertemuan Bersama Umat dan Masyarakat Sofyanin, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dijadwalkan berlangsung Selasa, 21 Oktober 2025.

Rumfaan menegaskan, terdapat tujuh poin strategis yang perlu dipikirkan, dibahas, dan dikontekstualkan sesuai kondisi lokal agar mampu memberikan manfaat nyata bagi generasi Sofyanin ke depan. “Rencana ini hendaknya dipikirkan bersama untuk kemudian dibuat rekomendasi sebagai kesepakatan dan janji kerja kolektif,” ujarnya.

 

Adapun tujuh rencana strategis yang dimaksud, antara lain:

1. Penataan Struktur Adat

Rumfaan menilai pentingnya penataan lembaga adat secara menyeluruh, dengan memperjelas fungsi dan peran masing-masing. Ia menekankan agar rencana tersebut juga dilanjutkan ke Desa Makatian yang sebelumnya belum terealisasi.

2. Kolaborasi Tiga Tungku

Konsep Tiga Tungku menjadi pilar utama pembangunan, yakni sinergi antara Adat (Lembaga Adat), Gereja (Pastor Paroki dan Dewan Pastoral Stasi), serta Pemerintah (Kepala Desa, perangkat desa, dan BPD). Rumfaan menegaskan, ketiga entitas ini harus saling melengkapi dan menjadi perekat persatuan, bukan sumber pertentangan.

3. Penguatan Tanah dan Laut

Rencana berikutnya adalah mempertegas status kepemilikan tanah dan laut, termasuk batas wilayah dengan desa tetangga. “Tanah dan laut merupakan sumber daya strategis yang harus dijaga demi kesejahteraan anak cucu kita,” tegas Rumfaan.

4. Regenerasi dan Pendidikan SDM Sofyanin

Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus utama. Rumfaan mendorong orangtua untuk mendukung anak-anak melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Ia juga menilai kehadiran Bupati dan Uskup dapat berperan penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Sofyanin.

5. Penguatan Ekonomi dan Kewirausahaan

Rumfaan menekankan perlunya masyarakat mengembangkan usaha kecil dan menengah serta mengikuti pelatihan kewirausahaan, khususnya untuk menghadapi peluang ekonomi dari beroperasinya Blok Masela.

6. Budaya Menanam untuk Ketahanan Pangan

Masyarakat Sofyanin diajak untuk menghidupkan kembali budaya menanam dan berkebun guna memperkuat ketahanan pangan rumah tangga. Kebiasaan ini dianggap relevan bagi warga yang menetap di Sofyanin.

7. Penguatan Iman dan Pembangunan Gereja

Selain aspek ekonomi, pendidikan, dan adat, Rumfaan menekankan pentingnya penguatan iman umat Katolik melalui kegiatan rohani yang terstruktur sesuai Statuta Keuskupan Amboina. Ia juga menyerukan dukungan kolektif untuk pembangunan gedung gereja baru di Sofyanin sebagai simbol persatuan iman.

Pertemuan Sofyanin Panggil 21 Oktober 2025

Seluruh rencana aksi strategis ini akan menjadi agenda utama dalam Pertemuan Sofyanin Panggil Pulang pada 21 Oktober 2025. Forum tersebut diharapkan mampu merumuskan rekomendasi konkret yang menjadi arah pembangunan jangka panjang Desa Sofyanin.

Rencana ini bukan sekadar wacana, melainkan pijakan bersama untuk mewujudkan Sofyanin yang maju, berdaya saing, beriman, dan tetap berpijak pada nilai adat,” pungkas Cornelis Rumfaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA