16.000 Tabung LPG 3kg Dikirim ke Banda Aceh Atasi Situasi Bencana di Propinsi Aceh

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Des 2025 17:50 57 kabiro Timur Tengah

 

JAKARTA – kpktipikor.id. -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memastikan tersedianya pasokan energi bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi menyampaikan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk menjamin ketersediaan energi tetap aman di tengah masa darurat.

 

“Pertamina akan menambahkan pasokan 16.000 tabung LPG (Liquefied Petroleum Gas) subsidi 3KG yang akan dikirimkan ke Banda Aceh untuk memitigasi kendala kurangnya pasokan LPG khususnya di Provinsi Aceh,” ujar Rudy di Jakarta, pada awak media, Selasa (16/12).

 

Rudy menegaskan, mobilisasi tambahan stok ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah untuk terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan PT. Pertamina (Persero) untuk memastikan percepatan distribusi, sehingga kelangkaan akibat terputusnya akses logistik pascabencana dapat segera teratasi dan beban masyarakat dapat berkurang.

 

“Kami menyadari bahwa bencana hidrometeorologi ini memberikan tantangan tersendiri pada jalur distribusi logistik. Namun, Pemerintah berkomitmen memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Pengiriman tambahan stok LPG tersebut, akan dibagi menjadi dua kloter, dimana pengiriman pertama diperkirakan akan tiba hari Selasa, (16/12/2025) (kemaren )sebanyak 6.000 tabung. Sedangkan 10.000 tabung sisanya sampai di Banda Aceh pada hari ini, Rabu (17/12).

 

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Sidang Kabinet Paripurna melaporkan terkait pengirimian LPG di Aceh, masih menghadapi tantangan sulitnya akses untuk mendistribusikan LPG.

 

“Kemudian kalau Aceh, Bapak Presiden, jujur saya katakan di tiga kabupaten (di Aceh) memang membutuhkan usaha yang sangat luar biasa karena akses darat belum bisa. Jadi kami masih drop LPG Pertamina pakai heli, pakai pesawat Hercules, ada jalan-jalan tikus juga kami pakai, kemudian rakit juga kita lakukan. Apapun yang bisa kita dorong untuk bisa melakukan percepatan,” kata Bahlil di Istana Presiden, Senin (15/12).

 

Sudar:

kabiro Timur Tengah

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA